Tekun Dimasa Penantian
Tekun Dimasa Penantian



Roma 8: 18-25)

Pengharapan dapat kita artikan sebagai kerinduan keinginan supaya sesuatu terjadi dan sesuatu itu
biasanya hal yang sesuai dengan kebutuhan atau keinginan (Baca Ibrani 6: 19-20) Pengharapan
pengharapan kepada Allah Banyak orang kecewa, marah dengan keadaan atau penderitan yang
dialami dalam kehidupannya Mereka mulai menyalahkan Tuhan atas apa yang dialami. 

Meskipun kita memiliki pengharapan akan kemuliaan kita di dalam kekakalan, kita tetap harus selalu
menderita di dumia yang sema ini hidup dan keselamatan Kristen bersifat paradoks yaitu sudah
hambatan yang merintangi. Demikianlah Tuhan selalu ingin kita menjadi kuat seperti rajawali
yang meskipun harus melewati badai tetapi
membiarkan kita bergumul seorang diri Dia sangat peduli dan sanggup memberikan pengharapan
dalam Tuhan "pasti ada jalan keluar. Sesulit apapun persoalannya, jalan keluar selalu tersedia.
Perlu dingat, kesulitan bukanlah akhir dari segal-galanya Tekun dan penuh motivasi dalam
pengharapan merupakan syarat untuk memiiki pengharapan yang berkemenangan Filpi 4:13
menyaksikan bahwa "segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan
kepadaku". Untuk itu, ,kita harus hidup berserah kepada Tuhan. Oleh sebab ina, hidup sebagai anugerah Allah menjadi kesempatan untuk berkarya,
Makna hidup ditandai dengan seberapa banyak hasil karya yang dapat dilakukan Kehadiran gereja
dan orang percaya dirasakan dengan seberapa banyak hasil karya yang sudah dilakukannya
Sebagai manusia yang lemah haruslah kita dalam berencana ataupun bertindak tidak
mencongkakkan diri sendiri namun menyerahkan segala sesuatunya sesuai dengan kehendak Allah.
Sebab sesungguhnya Tuhan mengetahui setiap rancangan manusia (Mazmur 94: 11) dan janganlah
sampai kita jatuh atas rancangan yang kita lakukan sendiri karena spa yang kita rencanakan adalah
hal yang salah (Mazmur 5:11) "Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang yang setelah
mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam
ketekunan." Lukas 8.15 Apa yang kita capai hari ini adalah hasil dari apa vang kita lakukan di
masa laku kita Segala sesuatu di dumia ini selala terkait dengan hukum tabur-tuai Sama seperti
kita menanam sebuah pohon tentunya buahnya baru bisa kita nikmati tidak instan saat kita
menanamnya akan tetapi memertakan proses waktu Karena ita Ketekunan membawa hasil yang
mengarah pada kemuliaan" Sampai hari ini, kita tetap dingatkan agar bertekun dalam menghadapi
segala perkara Perkara kecil maupun besar kita hadapi dengan penuh sukacita. Firman Tuhan
dalam "Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan den bertekunlah dalam doa.

Admin Kategorial

Penulis: Admin Kategorial

Redaksi Pelayanan Kategorial HKBP Jatisampurna


Berita Terkait

Form Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook



Profil HKBPJatisampurna

HKBP Jatisampurna telah memasuki usia yang matang sejak awal berdiri. Seiring perkembangan jemaat yang begitu cepat, saat ini sudah mencapai 1200 KK yang dilayani 4 orang pendeta . Pada tahun 2008 HKBP Jatisampurna diresmikan sebagai Ressort [read more...]

Facebook

Twitter

Kami Siap Membantu Anda