Diutus untuk memberitakan firman Tuhan
Diutus untuk memberitakan firman Tuhan

Pdt Pangondian Siahaan dan Keluarga



Oleh Pdt. Pangondian Siahaan
(Kisah Para Rasul 8 : 14)

Kita tentu prihatin dengan situasi dan keadaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini. Dimana kita dipertontonkan ketidakadilan di saat negara telah mengalami kerugian baik secara ekonomi maupun lingkungan hidup, tetapi hukuman yang diberikan tampak tidak memberikan efek jera.
 

Jika hal ini tidak segera diperbaiki, tentunya akan semakin membawa rakyat Indonesia kepada acuh dan semakin tidak mau ambil peduli, pemahaman siapa yang kuat itu berkuasa maupun ada duit segala urusan beres akan semakin membawa kepada keapatisan.


Umat yang dikasihi TUHAN Allah. Berita tentang hidup, kuasa, pengajaran, pelayanan,
kematian dan kebangkitan Yesus semakin menyebar ke seluruh penjuru dunia. Berita itu tidak hanya menjadi viral semata, tetapi berita itu turut memengaruhi pola berpikir dan pola hidup
manusia pada zamannya.

Antusiasisme masyarakat akan hidup yang diajarkan Yesus semakin bertumbuh dan mampu membangkitkan kembali semangat dan kepercayaan kepada TUHAN Allah. Tetapi tidak semua orang memanfaatkannya untuk membantu manusia menciptakan peradabannya menjadi lebih baik, terarah dan lebih bermanfaat guna dalam tatanan sosial maupun dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebab, dianatara banyaknya manusia, ada juga yang ingin menjadikan momentum tersebut menjadi lahan baru bagi kepentingan dan hasrata pribadi maupun kelompok. Oleh sebab itu, Petrus menegaskan, bahwa pembaharuan yang Tengah terjadi bukan untuk mewujudnyatakan keinginan dan hasrat, tetapi untuk kemuliaan TUHAN Allah, dengan cara membawa mereka kepada pemahaman yang benar, hidup yang benar dan hidup beragama yang benar. Jadi kesaksian, pelayanan dan menjadi umatNya bukan untuk ikut–ikutan, bukan formalitas dan juga bukan untuk mendapatkan status keagamaan yang jelas serta bukan pula untuk keinginan dan kepentingan. Tetapi itu untuk kemuliaan TUHAN Allah dan juga untuk keselamatan bagi setiap orang yang percaya kepadaNya.

Umat tertebus di dalam Yesus Kristus. Jika kita bisa hadir dan berada di tahun 2025 ini
sebagai umat TUHAN Allah maupun sebagai hamba TUHAN Allah, itu semua bukan hanya untuk mewujudkan keinginan dan kepentinganmu. Kehadiran dan keberadaan kita di tahun 2025 ini adalah untuk meneruskan karya, pelayanan, pekerjaan hingga kesaksian kita agar setiap orang dapat menerima serta beriman kepadaNya. Dengan jalan itu, maka semakin banyak orang yang
dapat diselamatkan dan tentunya juga membangun pengharapan hidup yang benar, bekerja yang benar dan hidup beragama yang benar dan tepat. Akhir kata, Na nzela na lola toko tambola malembe ( We follow the Lord along the gradual road to heaven), selama kita berjalan di jalan Tuhan, pengharapan bagi dunia. Persaksikanlah dan beritakanlah kepada semua orang, maka keselamatan akan semakin dinyatakan bagi kita semua. AMIN.

Tags:
HKBP Jatisampurna

Penulis: HKBP Jatisampurna

Admin


Berita Terkait

Form Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook



Profil HKBPJatisampurna

HKBP Jatisampurna telah memasuki usia yang matang sejak awal berdiri. Seiring perkembangan jemaat yang begitu cepat, saat ini sudah mencapai 1200 KK yang dilayani 4 orang pendeta . Pada tahun 2008 HKBP Jatisampurna diresmikan sebagai Ressort [read more...]

Facebook

Twitter

Kami Siap Membantu Anda