TATA IBADAH MINGGU, 22 MARET 2020
TATA IBADAH MINGGU, 22 MARET 2020



ACARA IBADAH MINGGU

HKBP RESORT JATISAMPURNA

Minggu, 22 Maret 2020

 

 

MINGGU LETARE

 

  1. BERNYANYI  BN NO. 565 : 1-3           “HATIKU GEMAR MEMUJI”

Hatiku gemar memuji kar’na kasih rahmatMu

Bagai bunga pagi hari, mekar kar’na berkatMu

Kuasa dosa, ratap tangis, sirna kar’na kasihMu

Sukacita yang abadi b’ri padaku Tuhanku

 

Semua alam ciptaanMu menyatakan kuasaMu

Tata surya, malaikatMu, mengitari tahtaMu

Ladang, gunung, lembah hijau, suara ombak menderu

Margasatwa pun bermazmur memuliakan namaMu

 

Tuhan Allah maha kudus, ampunilah dosaku

Hati, jiwaku bersyukur kar’na kemurahanMu

Curahkanlah Roh KudusMu bagi semua umatMu

Agar semua jemaatMu menghayati kasihMu

 

  1. VOTUM INTROITUS

Didalam nama Allah Bapa dan nama AnakNya Tuhan Yesus Kristus dan nama Roh Kudus yang menciptakan langit dan bumi, Amen.

Bersukacitalah bersama-sama Yerusalem, dan bersorak-soraklah karenanya, hai semua orang yang mencintainya! Bergiranglah bersama-sama dengan dia segirang-girangnya, hai semua orang yang berkabung karenanya! Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku : ”Marilah kita pergi ke rumah Tuhan”.

Haleluya 3X! (dinyanyikan)

Mari kita berdoa.

Yesus Kristus Tuhan kami! Engkaulah hidup dan perdamaian kami dengan Allah. Kami memuji namaMu dan mengucap terimakasih atas karya penyelamatan Tuhan kepada kami. Sertailah kami dengan kasihMu agar kami

selalu mengingat Engkau yang telah menderita dan mati nuntuk kami dan agar kami menyesali dosa kami. Kuatkanlah hati dan jiwa kami untuk percaya dan hidup di dalam kasih serta tahu memuji dan berterimakasih kepadaMu, dan agar kami setia mengikut Engkau sampai mati. Ya Tuhan Yesus, padaMu sajalah pujian di tengah jemaatMu yang telah Engkau tebus dengan darahMu yang Kudus, sekarang sampai selama-lamanya. Amin

 

  1. BERNYANYI BN NO. 125 : 1-2 ” BERSUKACITA PUJILAH”

Bersukacita pujilah Allah maha kuasa

Dia curahkan kasih-Nya ke dalam hati umat-Nya

Bersatu hatilah semua

Di dalam jemaat-Nya, di dalam jemaat-Nya

 

Dan kita pun hendaknyalah, memuji nama-Nya

Yesus Penebus umat-Nya yang tak terbatas kasih-Nya

Kesukaan dib’rikan-Nya

Kini dan s’lamanya, kini dan s’lamanya

 

  1. HUKUM TAURAT : IV DAN MAKSUDNYA

Hukum taurat Tuhan pada minggu kita hari ini yaitu titang ke IV dan maksudnya :

Titah Keempat :

Ingat dan sucikanlah hari yang dikuduskan itu. Lakukanlah segala pekerjaanmu di dalam enam hari;  tetapi pada hari yang ketujuh ialah Sabat bagi Allah Tuhanmu. Engkau tidak boleh bekerja pada hari itu, juga anakmu laki-laki atau perempuan, pembantumu laki-laki atau perempuan, ternakmu atau orang lain yang berada di tempat kediamanmu. Sebab Allah menciptakan longit dan bumi dan segala isinya di dalam enam hari. Kemudian la beristirahat pada hari yang ketujuh. Itulah sebabnya Allah memberkati hari itu dan menguduskannya.

Maksudnya adalah :

Kita harus takut serta kasih kepada Allah, sebab itu jangan menganggap rendah akan ajaran dan Firman  Allah; hendaklah kita menganggap itu kudus, dan hendaklah kita tekun mendengar dan mempelajarinya dengan gembira.

 

  1. BERNYANYI  BN NO. 686 : 1-2           “‘KU BERCELA DI DEPANMU”

‘Ku bercela di depanMu, namun Kau panggil diriku

‘Ku dikuduskan darahMu, ya Anak Domba Allahku

Kini ‘ku datang padaMu dengan banyaknya dosaku

DarahMu t’lah membasuhku, ya Anak Domba Allahku

 

  1. PENGAKUAN DOSA

Marilah kita mengaku dosa-dosa kita dihadapan Tuhan kita berdoa : Ya Bapa Tuhan kami yang di surga. Engkau Maha Kasih dan benar. BerkatMu melimpah dan kekal selama-lamanya. Kasihanilah kami ya Tuhan. Lupakanlah kejahatan dan dosa kami. Kami sering berbuat dosa terhadap Engkau dan membangkitkan amarahMu, karena kami sering melanggar hukumMu. Limpahkanlah kasih sayangMu kepada kami, dan berkatilah kam dengan pertolonganMu. Ya Tuhan Allah sumber kebahagiaan kami, ampunilah segala dosa dan kesalahan kami di dalam AnakMu Tuhan Yesus Kristus Juruselamat kami. Amin. ...Interlud,,,musik...

Janji Tuhan tentang pengampunan dosa kita :

Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setiaKu tidak akan beranjak daripadamu, dan perjanjian damaiKu, tidak akan bergoyang, firman Tuhan yang mengasihi engkau. Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi. Amin

 

  1. BERNYANYI  BN NO. 190 : 1-2           “SUNGGUH GIRANG HATIKU”

Sungguh girang hatiku pada Yesus Tuhanku

Yang mencari manusia, melepaskan dari dosa

Manusia yang sesat akan dis’lamatkan-Nya

 

Sungguh girang hatiku pada Yesus Tuhanku

Memberikan kehidupan bagiku yang mau binasa

Dosakupun ditebus oleh Yesus Penebus

 

8.   EPISTEL : 1 PETRUS 4 : 12 – 19    (DIBACA BERGANTIAN)      

4:12

Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.

4:13

Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.

4:14

Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

4:15

Janganlah ada di antara kamu yang harus menderita sebagai pembunuh atau pencuri atau penjahat, atau pengacau.

4:16

Tetapi, jika ia menderita sebagai orang Kristen, maka janganlah ia malu, melainkan hendaklah ia memuliakan Allah dalam nama Kristus itu.

4:17

Karena sekarang telah tiba saatnya penghakiman dimulai, dan pada rumah Allah sendiri yang harus pertama-tama dihakimi. Dan jika penghakiman itu dimulai pada kita, bagaimanakah kesudahannya dengan mereka yang tidak percaya pada Injil Allah?

4:18

Dan jika orang benar hampir-hampir tidak diselamatkan, apakah yang akan terjadi dengan orang fasik dan orang berdosa?

4:19

Karena itu baiklah juga mereka yang harus menderita karena kehendak Allah, menyerahkan jiwanya, dengan selalu berbuat baik, kepada Pencipta yang setia.

7. BE

  1. BERNYANYI  BN NO. 474 : 1-2   “BILA YESUS BERSAMAKU”

Bila Yesus bersamaku tak ‘kan aku tersesat

Dengan Yesus aku tangguh, musuh takut dan gentar

Maka jiwaku tenang, Tuhan Yesus sobatku

Bila aku serta Yesus, aku kuat dan menang

Bila Yesus Sahabatku menanggung deritaku

Kepada-Nya ‘ku serahkan semuanya bebanku

Maka jiwaku tenang, Tuhan Yesus sobatku

Bila aku serta Yesus, aku kuat dan menang

 

  1. PENGAKUAN IMAN

Marilah kita mengaku iman kepercayaan kita, sebagaimana saudara-saudara seiman di sekuluruh dunia mengaku : “Aku percaya kepada Allah Bapa yang Mahakuasa, khalik langit dan bumi. Aku Percaya kepada Yesus Kristus AnakNya Yang Tunggal, Tuhan Kita. Yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria. Yang menderita sengsara dibawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut. Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati. Naik ke surga, duduk disebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa. Dari sana akan datang kelak, untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati. Aku percaya kepada Roh Kudus dan Gereja yang Kudus dan Am, persekutuan Orang Kudus pengampunan dosa, kebangkitan daging dan Hidup Yang Kekal. AMIN.

 

  1. BERNYANYI  BN NO. 766 : 1-2     ‘JANJI YANG MANIS”

Janji yang manis, “Kau tak ‘Ku lupakan”

Tiada lagi takut dalam diriku

Walau gelap perjalanan hidupku

T’rang dari Tuhanku menyinariku

“Kau tidak ‘kan Aku lupakan

Aku membimbingmu, Aku menuntunmu

Kau tidak ‘kan Aku lupakan

Aku penolongmu, yakinlah teguh.”

Janji yang manis, “Kau tak ‘Ku lupakan”

Itu ‘ku percaya yakin dan teguh

Sanak saudara tiada ‘ku andalkan

Hanya Tuhan Yesus pertolonganku

“Kau tidak ‘kan Aku lupakan

Aku membimbingmu, Aku menuntunmu

Kau tidak ‘kan Aku lupakan

Aku penolongmu, yakinlah teguh.

 

  1. KOTBAH  : MAZMUR 69 : 30-37

Saudara saudari yang terkasih, firman yang menjadi renungan untuk kita pada ming ini adalah merupakan suatu pengalaman hidup dari seorang yang sangat putus asa dan yang  sedang meratapi keadaannya. Penindasan atas dirinya dipandang sebagai akibat dari keyakinan agamanya. Dengan penuh semangat dia memohon pembalasan terhadap para penganiayanya. Keadaan pikirannya yang cemas telah membuat suasana kejiwaannya sering berubah. Tetapi, keputusasaannya berubah menjadi kemenangan dan keluhannya menjadi puji-pujian, sesudah dia menyuarakan segala perasaan di dalam batinnya. Hal ni dapa kita maknai sebagai suatu cara hidup Kristen yang saleh dan yang selalu mengandalkan Tuhan dalam hidupnya, walau keadaan mencekam saat ini karena pandemi virus corona yang selalu menakuti kita.

 

Saudara saudari yang terkasih, firman ini sebagai gambaran dari penderitaan Kristus yang akan menjadi  teladan bagi orang-orang Kristen. Penderitaan yang menjadi sukacita dan puji-pujian yang kudus. Demikianlah juga mazmur ini setelah sebelumnya diawali dengan keluhan-keluhan dan pernyataan kesedihannya. Kemudian dia memutuskan untuk memuji Allah sendiri, tanpa ragu-ragu sedikitpun bahwa dengan puji-pujian itu Allah berkenan kepadanya (ay. 31-32): “Aku akan memuji-muji nama Allah. Bukan hanya dengan hati saja , melainkan juga dengan nyanyian. Pemazmur mengagungkan Dia dengan nyanyian syukur” karena Allah senang diagungkan dengan puji-pujian yang penuh syukur oleh umat-Nya. Keadaan ini mengajarkan bahwa semua orang Kristen harus memuliakan Allah dengan puji-pujian mereka, dalam mazmur, kidung puji-pujian, dan nyanyian rohani. Bagi Allah, di dalam Kristus Sang Pengantara bagi puji-pujian dan doa-doa kita, menginginkan bahwa puji-pujian lebih baik daripada korban paling mahal yang diberikan berdasarkan hukum Taurat (ay. 32). Lebih mahal dari sapi jantan dan lembu jantan. Puji-pujian yang kita sampaikan dalam ibadah mnggu dan partangiangan keluarga kia. Ini adalah petunjuk yang jelas bahwa pengorbanan Kristus di kayu salib mengisyaratkan bahwa bukan hanya korban-korban pendamaian saja yang harus diakhiri, tetapi juga korban-korban syukur dan pujian yang ditetapkan oleh hukum seremonial. Sebagai gantinya, yang diterima adalah korban-korban rohani berupa puji-pujian dan nyanyian syukur, yaitu korban yang keluar dari bibir kita (nyanyian saat beribadah), bukan yang keluar dari kandang (Ibr. 13:15).

 

Puji-pujian akan menjadi penghiburan yang besar bagi kita, bahwa puji-pujian yang rendah hati dan penuh syukur lebih menyenangkan hati Allah daripada korban-korban megah yang paling mahal atau korban apa pun yang pernah ada sebelumnya. Pemazmur mendorong orang-orang saleh lainnya untuk bersukacita di dalam Allah dan terus mencari Dia (ay. 33-34): Lihatlah, hai orang-orang yang rendah hati, dan bersukacitalah. Sebagai penghiburan bagi mereka, maka ereka akan melihat betapa Allah siap mendengarkan orang-orang miskin ketika mereka berseru kepada-Nya, memberikan apa yang mereka minta dari-Nya, dan tidak akan memandang hina orang-orang-Nya yang dalam tahanan. Walaupun manusia memandang rendah terhadap mereka, Dia menganugerahi mereka dengan lawatan-Nya yang murah hati dan menetapkan waktu untuk melapangkan hati mereka. Orang-orang yang rendah hati akan melihat ini dan bersukacita. Bukan hanya karena jika satu anggota dihormati maka semua anggota turut bersukacita, melainkan juga karena ini merupakan dorongan bagi mereka untuk percaya kepada Allah dalam kesukaran dan kesusahan mereka. Hati orang-orang yang mencari Allah akan dibangkitkan kembali karena melihat lebih banyak meterai dan tanda tangan kebenaran ini, bahwa Allah Yakub tidak pernah mengatakan kepada keturunan Yakub, Cari Aku dengan sia-sia!

 

Ketika kesedihan-Nya (Kristus) berlalu, dan Dia masuk ke dalam sukacita yang sudah disediakan bagi-Nya, ketika Dia didengar dan dibebaskan dari kuburan yang menawan-Nya, orang-orang yang rendah hati akan melihatnya dan bersukacita, dan orang-orang yang mencari Allah melalui Kristus akan hidup dan terhibur, karena mengetahui bahwa jika mereka menderita bersama-sama Dia, maka mereka juga akan memerintah bersama-sama Dia. Pemazmur mengajak semua makhluk, langit, bumi, dan laut dengan segala yang mendiaminya, untuk memuji Allah (ay. 35). Langit dan bumi, dengan segala yang tinggal di dalamnya, diciptakan oleh Dia, maka biarlah langit dan bumi memuji-muji Dia. Biarlah setiap malaikat di sorga dan setiap orang kudus di bumi, di tempat kediamannya masing-masing, memperlengkapi diri mereka dengan pokok puji-pujian yang tak henti-hentinya. Biarlah ikan-ikan di laut, walaupun tidak dapat berkata-kata, memuji-muji Allah, karena laut adalah kepunyaan-Nya, dan Dialah yang menciptakannya. Dunia harus memberikan puji-pujian atas kemurahan hati Allah bagi jemaat-Nya (ay. 36-37). Allah akan menyelamatkan Sion, gunung yang kudus itu, tempat umat-Nya beribadah kepada-Nya. Dia akan menyelamatkan setiap orang yang dikuduskan dan dikhususkan bagi Dia, yang mengabdikan diri mereka dalam penyembahan-Nya, dan yang tunduk kepada pemerintahan Kristus. Sebab, Dia adalah Raja atas Sion, gunung yang kudus itu. Pada-Nya ada belas kasihan yang tersimpan bagi kota-kota Yehuda, suku asal Kristus. Dikatakan demikian karena umat Tuhan akan menikmati hak-hak istimewa yang dianugerahkan kepada mereka dan memberikan persembahan-persembahan dan ibadah-ibadah yang dikehendaki oleh Tuhan.

 

Ketika badai virus corona dihadapan kita, kemampuan apa yang harus kita lakukan untuk menghentikannya? Kita terbatas dengan kemampuan kita dan hanya Tuhan yang akan meluputkan kita dengan caraNya. Tuhan akan menolong kita dan pemerintah serta tim medis adalah perpanjangan tangan Tuhan dalam menyelesaikan pergumulan ini. Kepatuhan kepada anjuran pemerintah adalah merupakan kepatuhan kepada Kristus juga. Beribadah di rumah menjadi pilihan bijak bagi kita, dan pujilah Tuhan di tempat kediamanNya. Pada waktunya kita akan berkumpul bersama di baitNya yang kudus. Amin

 

  1. BERNYANYI  BN NO. 760 : 1-2         “TUHAN YESUS SAHABATKU”

Tuhan Yesus sahabatku tiada bandingnya

Dia sangat istimewa bagiku

Dia sangat ‘ku percaya, terkasih bagiku

Jurus’lamat yang menghapus dosaku

Dia menghibur hatiku di kala dukaku

Yang menolong aku saat tersesat

Tuhan Yesus sahabatku tiada bandingnya

Dia sangat istimewa bagiku

 

Tuhan Yesus yang memikul dosaku semuanya

Yang bebaskan aku dari penyesat

Aku mau meninggalkan hidupku yang lama

Dan mempersembahkan hidup padaNya

Kelak di kemudian ‘ku lihat wajahNya

Juga aku lihat kemuliaanNya

Tuhan Yesus sahabatku tiada bandingnya

Dia sangat istimewa bagiku

 

14.  DOA PANUTUP

Tags: kebaktian
Sekretariat Gereja

Penulis: Sekretariat Gereja

Sekretariat Gereja HKBP Jatisampurna


Berita Terkait

Form Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook



Profil HKBPJatisampurna

HKBP Jatisampurna telah memasuki usia yang matang sejak awal berdiri. Seiring perkembangan jemaat yang begitu cepat, saat ini sudah mencapai 1200 KK yang dilayani 4 orang pendeta . Pada tahun 2008 HKBP Jatisampurna diresmikan sebagai Ressort [read more...]

Facebook

Twitter

Kami Siap Membantu Anda